Meminta Do'a dari Orang Sholeh
*ONE DAY ONE HADITS*
Selasa, 7 Januari 2025 / 7 Rajab 1446
*" Meminta Do'a dari Orang Sholeh "*
عن عمر بن الخطاب رضي الله عنه، قَالَ : اسْتَأذَنْتُ
النَّبيَّ صلى الله عليه وسلم في العُمْرَةِ ، فَأذِنَ لِي ، وَقالَ :
)) لاَ تَنْسَنا يَا أُخَيَّ مِنْ دُعَائِكَ (( فَقَالَ كَلِمَةً مَا يَسُرُّنِي أنَّ
لِي بِهَا الدُّنْيَا وفي رواية : وَقالَ : )) أشْرِكْنَا يَا أُخَيَّ في
دُعَائِكَ (( . حديث صحيح رواه أَبُو داود والترمذي، وَقالَ:
( حديث حسن صحيح )
Umar bin al-Khatthab radhiyallahu ‘anhu
berkata: “Aku meminta izin kepada Nabi
shallallahu ‘alaihi wasallam untuk melakukan
umrah, lalu ia memberiku izin dan bersabda:
“Jangan engkau lupakan kami adikku dari
doamu.” Ia mengucapkan satu kalimat, aku
tidak senang seandainya kalimat tersebut
ditukar dengan dunia. Dalam satu riwayat, Nabi
shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Sertakan kami wahai adikku di dalam doamu.”
(HR, Abu Dawud [1498], al-Tirmidzi [3562], dan
Ibnu Majah [2894]. Al-Tirimidzi berkata: “Hadits
ini hasan shahih).
Pelajaran yang terdapat di dalam hadist :
1- Dalil dianjurkan memohon dido'akan untuk yang mukim kepada yang sedang musafir
2- Hadits di atas menganjurkan kepada kita agar
meminta didoakan kepada orang-orang yang
melakukan amal ibadah atau amal shaleh.
3- Dan Washiyat untuk dido'akan ditempat" yang baik/ijabah walaupun yang mukim lebih afdhol dari yang musafir
Tema hadist yang berkaitan dengan al quran :
- Seharusnya kita berbaik sangka kepada Allah ‘azza wa jalla. Jika memang engkau bukan orang yang maqbul doanya (terkabul doanya), maka tentu juga doa saudaramu tidak bermanfaat bagimu. Oleh karena itu, wajib bagimu berbaik sangka pada Allah.
Ingatlah, Allah Ta’ala berfirman,
ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً
“Berdo’alah kepada Rabbmu dengan merendahkan diri, dengan suara yang lembut.” (QS. Al A’rof [7] : 55)
Komentar
Posting Komentar